Atasi Krisis Air Menahun, BMM dan Wakaf Salman ITB Bangun Sumur Bersih di Kuningan
KUNINGAN, iNewsKunungan.id – Baitulmaal Muamalat bersama Wakaf Salman ITB meresmikan Program Wakaf Sumur Air Bersih di Masjid Riyadhusholihin, Dusun 3, Desa Tanjungkerta, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat pada 17 Juni lalu.
Penyediaan fasilitas ini ditujukan untuk mengatasi krisis air bersih menahun yang melanda ratusan warga setempat.
Program kolaborasi ini merealisasikan pembangunan infrastruktur air bersih jangka panjang yang diharapkan mampu memberikan akses air layak secara berkesinambungan.
Fasilitas ini diproyeksikan dapat memenuhi kebutuhan harian bagi sekitar 612 warga yang tinggal di wilayah tersebut.
Sebelum adanya bantuan sumur wakaf ini, warga Dusun 3 Desa Tanjungkerta dilaporkan kesulitan mendapatkan air bersih selama bertahun-tahun.
Kondisi tersebut terpantau memburuk saat musim kemarau lantaran sumur gali yang menjadi satu-satunya sumber air menyusut hingga mengering.
Akibatnya, warga setempat terpaksa berjalan kaki sejauh satu hingga tiga kilometer ke sumur terdekat demi mendapatkan pasokan air layak.
Direktur Wakaf dan CSR Baitulmaal Muamalat, Galeh Pujonegoro, menyatakan bahwa pembangunan fasilitas fisik ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana wakaf produktif yang dihimpun dari masyarakat.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar air bersih ini secara langsung akan berdampak pada peningkatan kualitas hidup, kesehatan, serta kemudahan aktivitas harian dan ibadah masyarakat setempat.
Salah satu warga Dusun 3, Ibu Casri, menyampaikan apresiasinya atas pembangunan sumur baru tersebut. Ia mengaku sangat terbantu karena kini warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mengangkut air bersih ke rumah mereka.
Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-26 Baitulmaal Muamalat, proyek pengadaan air bersih ini juga diklaim sebagai bentuk dukungan terhadap pencapaian target Sustainable Development Goals ke-6 mengenai pemenuhan akses air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar