get app
inews
Aa Text
Read Next : Diskusi Bareng Jurnalis, Jamparing Ungkap Tengah Survei Satu Tahun Bupati Kuningan

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kuningan, Sejumlah Bangunan Alami Kerusakan

Kamis, 12 Februari 2026 | 14:22 WIB
header img
Bencana banjir melanda sebagian Kuningan setelah hujan turun cukup lebat dengan intensitas lama hingga merendam ratusan rumah di wilayah Cibingbin dan Ciwaru. Foto: Istimewa

"Sekitar 50 rumah warga di Dusun 1 dan Dusun 2 Desa Cisaat terdampak dan terendam air. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini,”ujar Indra, Kamis (12/2).

Ia menjelaskan, peristiwa tersebut dipicu curah hujan tinggi yang menyebabkan debit air sungai meningkat drastis hingga meluap ke area permukiman. Meski sempat merendam puluhan rumah, air kini telah surut dan warga bersama aparat desa tengah membersihkan material lumpur yang masuk ke dalam rumah.

Sementara itu, banjir juga menerjang Desa Andamui, Kecamatan Ciwaru akibat meluapnya Sungai Cijurai. Dampaknya lebih luas, dengan total 110 rumah di empat dusun terendam air setinggi 30 sentimeter hingga 1 meter.

Rinciannya, di Dusun Kliwon sebanyak 35 rumah terdampak dan dua unit rumah mengalami rusak ringan masing-masing milik Wasma (55) dan Cermin (53). Di Dusun Pahing, 35 rumah terendam dan satu rumah milik Dastim (60) mengalami kerusakan sedang, sehingga dua kepala keluarga dengan total lima jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya yang masih berada di desa yang sama.

Kemudian di Dusun Puhun terdapat 25 rumah terendam, serta 15 rumah di Dusun Wage juga terdampak banjir.

"Total terdapat satu rumah rusak sedang dan dua rumah rusak ringan di Desa Andamui. Beruntung tidak ada korban jiwa. Saat ini satu keluarga masih mengungsi di rumah saudaranya,”jelasnya.

Dalam upaya penanganan darurat, aparat desa langsung berkoordinasi dengan pihak kecamatan, TNI, Polri, serta BPBD Kabupaten Kuningan. Tim assessment BPBD telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pendataan dan kaji cepat.

Selain itu, masyarakat bersama aparat desa bergotong royong membersihkan lumpur sisa banjir. Pemerintah desa juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim hujan, serta segera melaporkan jika terjadi potensi bencana susulan.

"Air di kedua lokasi saat ini sudah surut dan rumah-rumah yang terendam mulai kembali normal. Untuk langkah lanjutan, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait, termasuk terkait kebutuhan logistik bagi keluarga terdampak," pungkasnya.***

Editor : Andri Yanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut