get app
inews
Aa Text
Read Next : Inspiratif! ASN Disabilitas Dr Carlan Dipercaya Pimpin Dinas Pendidikan Kuningan

Sambangi Disnaker, Lapas Promosikan Peci Peupeujeuh Karya Warga Binaan

Selasa, 27 Januari 2026 | 20:38 WIB
header img
Lapas Kelas IIA Kuningan terus mempromosikan karya warga binaan berupa peci peupeujeuh agar lebih dikenal dan diketahui masyarakat luas. Foto: Lapas Kuningan

KUNINGAN,iNEWS.ID–Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan terus mendorong penguatan pembinaan kemandirian warga binaan. Salah satunya dengan menyambangi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kuningan guna memperkenalkan produk unggulan hasil karya warga binaan, Selasa (27/1).

Kunjungan silaturahmi dan koordinasi tersebut berlangsung di Kantor Disnakertrans Kuningan, dipimpin langsung Kalapas Kelas IIA Kuningan bersama jajaran staf kegiatan kerja.

Dalam pertemuan itu, Lapas Kuningan secara khusus memperkenalkan peci peupeujeuh, produk khas bernuansa kearifan lokal Kuningan yang dihasilkan dari pembinaan keterampilan warga binaan. Produk tersebut dinilai memiliki kualitas baik serta berpotensi dikembangkan sebagai bagian dari produk UMKM bernilai ekonomi.

Selain pengenalan produk, Lapas Kuningan juga memaparkan berbagai program pembinaan kemandirian yang telah berjalan, mulai dari pelatihan kerja hingga pemberdayaan warga binaan agar memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti.

Pihak Disnakertrans pun memberikan apresiasi atas upaya pembinaan yang dilakukan serta membuka peluang sinergi lanjutan. Pertemuan ini turut membahas potensi kerja sama di bidang pelatihan keterampilan dan peningkatan kompetensi kerja berbasis ketenagakerjaan.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi warga binaan, agar mampu mandiri dan berdaya saing saat kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali menyampaikan, bahwa koordinasi dengan Disnakertrans merupakan langkah strategis dalam memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan. Sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan agar pembinaan tidak berhenti di dalam lapas, tetapi berkelanjutan hingga proses reintegrasi sosial.

"Melalui kolaborasi ini, kami berharap produk peci peupeujeuh karya warga binaan semakin dikenal luas, sekaligus membuka peluang pelatihan dan dukungan pemasaran. Ini sejalan dengan program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam pemberdayaan serta pengembangan UMKM,”ujarnya.

Dengan adanya koordinasi ini, Lapas Kelas IIA Kuningan optimistis pembinaan kemandirian warga binaan dapat berjalan lebih optimal. Tak hanya menciptakan produk bernilai jual, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia yang siap kembali dan berkontribusi positif di masyarakat.***

Editor : Andri Yanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut