Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Alat Vital Remaja di Kuningan Terjepit Cincin Titanium, Damkar Turun Tangan
Advertisement . Scroll to see content

BPBD Catat 17 Desa Terdampak Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang

Selasa, 27 Januari 2026 | 19:10 WIB
  • author Andri Yanto
BPBD Catat 17 Desa Terdampak Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
BPBD Kuningan mencatat angin kencang yang melanda sejumlah wilayah memicu puluhan kejadian pohon tumbang dengan 17 desa terdampak hingga merusak bangunan rumah. Foto: BPBD Kuningan

"Petugas di lapangan langsung melakukan pemotongan, pembersihan, dan evakuasi material pohon tumbang agar akses jalan kembali aman dan aktivitas warga tidak terganggu,”ujarnya, Selasa (27/1).

Dalam penanganan kejadian tersebut, Damkar Kuningan telah menindaklanjuti laporan di lima lokasi yakni Babakanmulya (Jalaksana), Manis Kidul, Cilowa, Kramatmulya, dan Kalapagunung.

Sementara itu, BPBD Kuningan juga telah melakukan penanganan di lima titik antara lain Babakanmulya (Jalaksana) di dua titik, Desa Kasturi, Winduhaji sekitar Makam Syech Muhibat, Ciporang, serta di ruas Jalan Mohammad Hatta.

Selain kejadian pohon tumbang, BPBD juga mencatat rekap sementara dampak angin kencang di beberapa titik permukiman warga, di antaranya Desa Kalapagunung (Kramatmulya), Kelurahan Ciporang (Kuningan), Desa Gunungkeling (Cigugur), dan Kelurahan Cirendang (Kuningan).

Ia menambahkan, hingga saat ini penanganan di lapangan masih terus berlangsung, dan masih terdapat beberapa titik yang dalam proses. Sementara lokasi yang belum tertangani akan menjadi prioritas penanganan lanjutan pada keesokan harinya.

BPBD Kuningan mengimbau, masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang. Warga diminta menghindari aktivitas di sekitar pohon besar atau area rawan serta segera melaporkan kejadian darurat melalui saluran layanan resmi agar dapat segera ditangani oleh petugas.***

Editor: Andri Yanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut