get app
inews
Aa Text
Read Next : NGAOS 2025: Wadah Syiar Islam Selama Ramadhan di Kuningan

Ratusan Personel Kepolisian Diterjunkan Amankan Arus Mudik Lebaran

Jum'at, 21 Maret 2025 | 18:37 WIB
header img
Ratusan personel kepolisian diterjunkan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2025 di Kuningan, Jabar. (foto: Andri)

KUNINGAN,iNEWS.ID - Ratusan personel kepolisian diterjunkan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2025. Hal ini ditandai saat apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2025 di Mapolres Kuningan.

Kapolres Kuningan, AKBP Willy Andrian, yang memimpin apel tersebut, menyampaikan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengenai langkah-langkah strategis untuk memastikan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolri menekankan beberapa poin penting, di antaranya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta BBM dengan melakukan monitoring secara ketat. Selain itu, distribusi pasokan harus berjalan lancar dan tepat waktu, serta tindakan tegas akan diberikan bagi pelaku penimbunan.

Kapolri juga menginstruksikan peningkatan pelayanan kepada masyarakat dengan respons cepat dan komunikasi publik yang efektif. Layanan darurat 110 juga dioptimalkan sebagai jalur utama bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

AKBP Willy Andrian mengungkapkan bahwa dalam Operasi Ketupat 2025, Polres Kuningan menurunkan sebanyak 345 personel yang akan bertugas di berbagai titik strategis di Kabupaten Kuningan. Pengamanan akan difokuskan pada pos-pos yang telah disiapkan, meliputi 3 Pos Pengamanan, 1 Pos Pelayanan, dan 16 Pos Pengaturan.

Selain jajaran kepolisian, operasi ini juga melibatkan personel dari TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan mitra kepolisian lainnya.

"Pos Gatur ini berfungsi untuk mengamankan arus lalu lintas sebelum dan sesudah Lebaran, terutama hingga H+7, karena diperkirakan jumlah wisatawan akan meningkat signifikan," jelas AKBP Willy Andrian, Jumat (21/3).

Menurutnya, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28-30 Maret 2025, sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 5-7 April 2025. Polres Kuningan telah menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan, terutama di kawasan wisata yang menjadi tujuan favorit pemudik.

"Jika terjadi kepadatan, kami akan menerapkan sistem one way secara bergantian serta menurunkan tim khusus untuk mengurai kemacetan," tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan, Laksono Dwi P, menyatakan kesiapan Dishub dalam mendukung Operasi Ketupat 2025.

"Kami menyiapkan 190 personel yang akan disebar di seluruh wilayah Kuningan. Selain itu, kami juga menyediakan berbagai perlengkapan seperti water barrier, penunjuk arah, serta rambu-rambu lalu lintas yang diperlukan untuk memperlancar arus mudik dan balik," ujar Laksono.

Lebih lanjut, Dishub Kuningan bersama Polres telah melakukan ramp check terhadap armada bus guna memastikan kelayakan kendaraan serta keamanan perjalanan. Pemeriksaan kesehatan dan tes urin bagi para pengemudi juga telah dilakukan guna menghindari potensi kecelakaan akibat kondisi pengemudi yang tidak prima.

"Alhamdulillah, hasil ramp check menunjukkan semua armada dan sopir dalam kondisi baik dan siap melayani pemudik. Kami berharap momen Lebaran ini bisa berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh kebahagiaan," pungkas Laksono.

Dengan kesiapan berbagai pihak, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.***

Editor : Andri Yanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut