Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Dua Warung di Cilimus usai Hujan Angin
"Begitu laporan masuk, kami segera menurunkan lima personel untuk melakukan penanganan. Pohon mahoni yang tumbang memiliki ukuran cukup besar, dengan tinggi sekitar 20 meter dan diameter pangkal mencapai kurang lebih 150 sentimeter,”ujarnya, Selasa (3/2).
Ia menjelaskan, proses penanganan melibatkan tim gabungan dari UPT Damkar Kuningan, BPBD, Polsek Cilimus, Koramil Cilimus, Camat Cilimus beserta jajaran, Kepala Desa Bojong, serta dibantu warga sekitar. Proses evakuasi berlangsung sekitar empat jam.
"Untuk sementara, penanganan baru difokuskan pada pembersihan material pohon yang menimpa bangunan warung. Sedangkan bagian pohon yang menimpa kendaraan belum bisa dievakuasi sepenuhnya,”jelasnya.
Menurutnya, kendala utama di lapangan adalah ukuran pangkal batang pohon yang sangat besar dan langsung menimpa unit mobil. Ditambah lagi kondisi waktu yang sudah larut malam, sehingga penanganan lanjutan dinilai berisiko jika dipaksakan.
"Demi faktor keselamatan petugas dan warga, kami memutuskan penanganan bagian pohon yang menimpa mobil akan dilanjutkan kembali esok hari,”tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil ditaksir cukup besar. Dua bangunan warung yang terdampak masing-masing adalah Warung Sate Kambing milik Pebrina dengan luas sekitar 100 meter persegi dan Warung Sate Ayam milik Santoso seluas 50 meter persegi. Selain itu, satu unit mobil Escudo tahun 1996 milik Santoso juga mengalami kerusakan.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.
"Kami mengimbau warga untuk tidak berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar saat cuaca ekstrem. Jika ada pohon yang terlihat rapuh atau membahayakan, segera laporkan atau lakukan pemangkasan untuk mencegah kejadian serupa,”pungkasnya.***
Editor : Andri Yanto