Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Alat Vital Remaja di Kuningan Terjepit Cincin Titanium, Damkar Turun Tangan
Advertisement . Scroll to see content

Om-Jok 2026, IPMK Jogja Bagikan Strategi Jitu Tembus Kampus Top Nasional

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:11 WIB
  • author Andri Yanto
Om-Jok 2026, IPMK Jogja Bagikan Strategi Jitu Tembus Kampus Top Nasional
Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kuningan (IPMK) Yogyakarta kembali menegaskan peran membantu mimpi pelajar untuk menembus perguruan tinggi ternama nasional. (Foto: Andri/iNewsKuningan).

"Melalui forum ini, kami ingin berbagi pengalaman bagaimana mahasiswa asal Kuningan bisa lolos dan bertahan di kampus-kampus ternama. Harapannya, adik-adik pelajar tidak ragu bermimpi besar dan menyusun langkah sejak dini,”ujar Hiro.

Ia menjelaskan, rangkaian Om-Jok 2026 meliputi sosialisasi pendidikan, opening ceremony, talkshow motivasi, try out, penampilan seni, hingga expo kampus yang memperkenalkan berbagai perguruan tinggi favorit. Antusiasme peserta disebutnya menjadi bukti kuat bahwa pelajar Kuningan haus akan informasi dan inspirasi pendidikan tinggi.

Dalam sambutan sekaligus membuka acara, Bupati Dian menyampaikan apresiasi kepada IPMK Yogyakarta dan para alumni yang konsisten menjaga solidaritas serta kontribusi mahasiswa Kuningan di perantauan.

Bupati menegaskan, bahwa latar belakang daerah maupun kondisi ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih prestasi akademik tertinggi.

"Jangan pernah minder karena berasal dari daerah atau dari keluarga kurang berada. Banyak mahasiswa Kuningan yang bisa lolos ke kampus ternama karena tekad dan kerja kerasnya,”katanya.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak semata diukur dari infrastruktur fisik, melainkan dari kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

"Pembangunan yang paling utama adalah membangun sumber daya manusia. Dari sanalah masa depan Kuningan ditentukan,”ujarnya.

Bupati Dian juga menekankan pentingnya penguasaan kemampuan 4C yakni creativity, collaboration, communication, dan critical thinking. Sekaligus kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, agar generasi muda mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global.

Ia turut mengingatkan bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045 harus dipersiapkan dengan matang sejak sekarang, dengan menempatkan generasi muda sebagai subjek utama pembangunan.

Menutup sambutan, Bupati Dian mengajak para pelajar dan mahasiswa untuk tidak melupakan identitas daerah dalam setiap capaian pendidikan dan keberhasilan yang diraih.

"Bercita-citalah setinggi mungkin, raih kampus terbaik, tapi jangan lupa bawa nama Kuningan dalam setiap langkah dan keberhasilan kalian,”pungkasnya.

Editor: Andri Yanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut