get app
inews
Aa Text
Read Next : Larangan Sawit di Jabar, Pemda Kuningan Hentikan Penanaman Sejak Maret 2025

Polemik Pinjaman Daerah, Pengamat Dorong Eksekutif-Legislatif Buka Notulen Anggaran

Selasa, 13 Januari 2026 | 11:00 WIB
header img
Ilustrasi Gedung Sekretariat DPRD Kabupaten Kuningan, Jabar. Foto: dok.iNewsKuningan

Sujarwo menegaskan, termasuk dalam hal kebijakan penggunaan anggaran yang bersumber dari pinjaman Bank BJB senilai Rp74 miliar, proses tersebut mustahil terjadi tanpa pembahasan yang panjang dan mendalam antara legislatif dan eksekutif. Artinya, setiap keputusan anggaran merupakan hasil kesepakatan bersama, bukan keputusan sepihak.

"Kalau di ujungnya justru saling melempar narasi dan memunculkan polemik, itu menjadi tidak sehat bagi tata kelola pemerintahan,”katanya.

Untuk itu, Sujarwo mendorong kedua belah pihak agar bersikap lebih terbuka dan dewasa dalam menyikapi perbedaan pandangan. Salah satu langkah paling rasional, menurutnya, adalah dengan kembali membuka notulen rapat pembahasan anggaran.

"Di dalam notulen itu tercatat dengan jelas siapa menyampaikan apa, bagaimana sikap masing-masing fraksi dan eksekutif. Jika dibuka secara objektif, maka semuanya akan terang benderang dan tidak lagi menimbulkan kegaduhan,”ujarnya.

Ia mengingatkan, tarik-menarik narasi antara eksekutif dan legislatif berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan daerah. Oleh karena itu, transparansi dan konsistensi sikap menjadi kunci agar polemik anggaran tidak terus berulang dan merugikan masyarakat luas.***

Editor : Andri Yanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut