Angin Kencang Picu Pohon Tumbang, Jalan Provinsi Luragung-Cibingbin Sempat Lumpuh
"Akibat kejadian ini, akses jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat selama beberapa waktu. Namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,”ujar Indra Bayu Permana, Minggu (11/1).
Ia menuturkan, hujan deras yang terjadi disertai angin kencang diduga menjadi pemicu utama tumbangnya pohon dan rumpun bambu tersebut. Material pohon yang melintang di jalan sempat menyebabkan arus lalu lintas terhenti total.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat desa setempat segera berkoordinasi dengan aparat kecamatan, TNI, Polri, Dinas Pekerjaan Umum, Damkar, serta BPBD Kuningan. BPBD kemudian mengerahkan tim assessment dan penanganan ke lokasi kejadian.
"Pembersihan material dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat bersama aparat desa, kecamatan, PU, TNI, Polri, Damkar, dan BPBD,”katanya.
Sementara itu, Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah menambahkan, bahwa pihaknya menerima laporan adanya pohon tumbang melalui grup WhatsApp Call Center Damkar Kuningan. Laporan tersebut disampaikan warga setelah melihat kondisi jalan tertutup akibat pohon roboh.
"Anggota kami langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi pohon tumbang jenis albasia yang menghalangi jalan. Sebanyak empat personel regu dua dengan satu unit randis dikerahkan,”jelasnya.
Proses evakuasi pohon tumbang berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar 30 menit. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan.
Saat ini, akses jalan raya Kiaradomba sudah kembali dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. BPBD memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk langkah-langkah lanjutan.
BPBD dan Damkar Kuningan juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika cuaca buruk, guna menghindari risiko kecelakaan akibat bencana alam seperti pohon tumbang.
Editor : Andri Yanto