Damkar Evakuasi Sarang Tawon di Sekolah usai 2 Pelajar Jadi Korban Sengatan
"Sarang tawon ini cukup besar dan letaknya di belakang sekolah. Karena sering mengganggu kegiatan belajar, beberapa siswa sempat melempari sarang tersebut dengan batu. Akibatnya, tawon menjadi agresif dan dua siswa mengalami luka hingga harus dibawa ke rumah sakit,”ungkap, Jumat (28/11).
Mendapat laporan tersebut, Damkar Kuningan segera menerjunkan empat personel lengkap dengan satu unit kendaraan dinas untuk melakukan operasi penanganan. Proses evakuasi sarang tawon berlangsung sekitar 30 menit, dengan metode pengamanan standar agar tidak menimbulkan serangan lanjutan.
"Penanganan harus dilakukan cepat, karena jika dibiarkan, potensi ancaman terhadap siswa dan warga sekitar sangat tinggi. Tawon jenis ini memiliki sifat agresif ketika terusik,”ungkapnya.
Dia menyebut, dua pelajar asal Desa Cileuleuy mengalami luka sengatan, namun kini sudah mendapatkan perawatan medis. Pihak sekolah mengapresiasi respon cepat Damkar, yang telah mengamankan lingkungan belajar dari potensi bahaya.
Pihaknya mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memprovokasi tawon, seperti melempari sarangnya, dan segera melapor apabila menemukan ancaman serupa.
"Keselamatan warga adalah prioritas kami. Laporkan segera, jangan bertindak sendiri karena risikonya sangat besar,”pungkasnya.***
Editor : Andri Yanto