Puncak Ciremai Jadi Primadona Pendaki Saat Libur Lebaran, Ratusan Orang Serbu Jalur Palutungan

"Sejak dibuka kembali, kami mencatat rata-rata 350 pendaki per hari. Hingga hari kedua ini, total sudah 700 pendaki yang melakukan registrasi melalui sistem online,” ungkapnya, Sabtu (05/04).
Guna menjaga kenyamanan dan keselamatan para pendaki, pengelola telah menyiagakan puluhan ranger yang berjaga di tiap pos peristirahatan sepanjang jalur. Jalur pendakian pun telah diperbarui dari sebelumnya 9,8 kilometer menjadi 9 kilometer, sehingga lebih efisien tanpa mengurangi sensasi petualangan.
"Kami juga meningkatkan pengawasan, termasuk pemeriksaan kesehatan awal bagi para pendaki sebelum memulai pendakian,”katanya.
Yuda Pratama, seorang pendaki asal Karawang, mengaku sudah lama merindukan suasana mendaki di Gunung Ciremai. Ia bersama rekan-rekannya memilih mendaki saat libur Lebaran untuk menikmati keindahan jalur alami yang masih terjaga.
"Pemandangan matahari terbit dari puncak Gunung Ciremai selalu bikin rindu. Meski cuaca hujan, semangat kami tetap tinggi,”ujar Yuda dengan wajah sumringah.
Gunung Ciremai memang tak sekadar destinasi pendakian. Bagi banyak orang, ia adalah ruang kontemplasi, tempat melepas penat, sekaligus menguji ketangguhan fisik dan mental. Maka tak heran jika di setiap musim liburan, gunung ini selalu menjadi magnet bagi para penikmat alam.***
Editor : Andri Yanto