Momen Libur Lebaran, Wabup Tinjau Pelayanan Puskesmas di Kuningan

"Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar dan tetap mengedepankan keramahan kepada masyarakat," ujar Wabup Tuti usai peninjauan, Sabtu (05/04).
Ia menegaskan bahwa unsur senyum, salam, dan sapa harus menjadi budaya dalam pelayanan kesehatan. Hal itu penting untuk memberikan kenyamanan, terutama bagi masyarakat yang datang dalam kondisi sakit atau memiliki kebutuhan mendesak lainnya.
"Kita ingin masyarakat merasa diperlakukan dengan hormat dan penuh kepedulian. Itu bisa dimulai dari hal sederhana seperti menyapa dengan ramah. Pelayanan yang baik akan menghadirkan ketenangan dan kepercayaan," katanya.
Wabup Tuti juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun daerah, termasuk sektor kesehatan sebagai bagian dari pondasi utama pembangunan manusia.
"Ketika ada warga yang membutuhkan, tenaga kesehatan harus sigap. Tindakan cepat dan tepat akan menciptakan rasa aman serta memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat," tambahnya.
Layanan kesehatan sendiri merupakan bagian dari 10 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan, khususnya dalam program Pertama (Pelayanan dasar kesehatan, pendidikan mapan dan paripurna). Program ini menjadi pilar penting dalam visi mewujudkan Kabupaten Kuningan Melesat.
Dengan turun langsung ke lapangan, Wakil Bupati ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berjalan secara administratif, tapi juga menyentuh sisi kemanusiaan, memperlihatkan empati, serta mencerminkan semangat pengabdian kepada masyarakat.***
Editor : Andri Yanto