Reuni Akbar SMAN 2 Kuningan: Ribuan Alumni Hadir, Jenderal hingga Bupati

Ketua panitia reuni, Ade Kadarisman dari angkatan 1995, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran para alumni yang berasal dari 41 angkatan, mulai dari tahun 1984 hingga 2024. Ia juga mengajak para alumni untuk mengenang jasa para guru yang telah berperan besar dalam perjalanan pendidikan mereka.
Bupati Dian Rachmat Yanuar dalam sambutannya, mengajak seluruh alumni untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah.
"Mari kita bersama-sama membangun Kuningan dengan berbagai sumbangsih, baik dalam bidang pendidikan, sosial, maupun ekonomi,” ujarnya.
Sebagai bentuk penghargaan terhadap para guru, Bupati Dian juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam membimbing generasi muda.
"Haturnuhun, Bapak dan Ibu Guru, atas ilmu dan keteladanan yang telah diberikan. Ilmu yang diajarkan akan selalu kami kenang,” tambahnya.
Sementara itu, Mayjen TNI Muhammad Naudi Murdika, alumni angkatan 1988 yang kini menjabat sebagai Asisten Teritorial Panglima TNI, turut berbagi kenangannya saat masih bersekolah.
"Dulu saya sering bermain basket di sini. Angkatan 1988 memang luar biasa dengan banyak guru dan pelatih hebat,” ungkapnya.
Ia juga berharap reuni ini dapat menjadi ajang mempererat komunikasi dan kerja sama antaralumni.
"Kami datang dari berbagai kalangan dan profesi. Semoga kita bisa bersinergi untuk terus berkontribusi bagi sekolah ini, agar semakin maju dan berkembang,”terangnya.
Kehadiran para alumni sukses dalam reuni ini juga memberikan inspirasi bagi para siswa yang masih menimba ilmu di SMAN 2 Kuningan.
Sejumlah siswa SMAN 2 Kuningan mengungkapkan, rasa antusiasnya dapat bertemu dan mendengar kisah para alumni.
"Tentu kita sangat termotivasi dengan kisah mereka. Dari mereka, kita belajar pentingnya pengalaman organisasi, semangat, serta kepercayaan diri untuk meraih kesuksesan di masa depan,”kata sejumlah siswa.
Reuni akbar ini bukan hanya sekadar ajang berkumpul, tetapi juga menjadi momen untuk memperkuat ikatan kekeluargaan, mengenang jasa para pendidik, serta membuka peluang kolaborasi di masa depan demi kemajuan sekolah dan daerah.***
Editor : Andri Yanto