Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Alat Vital Remaja di Kuningan Terjepit Cincin Titanium, Damkar Turun Tangan
Advertisement . Scroll to see content

Tim Paslon 02 Desak Usut Tuntas Dugaan Intimidasi Pegawai Honorer Kuningan

Kamis, 14 November 2024 | 21:48 WIB
  • author Andri Yanto
Tim Paslon 02 Desak Usut Tuntas Dugaan Intimidasi Pegawai Honorer Kuningan
Ilustrasi Kantor Bawaslu Kuningan Kabupaten Kuningan, Jabar. (foto: Ist)

KUNINGAN,iNewsKuningan.id–Tim Pemenangan Paslon 02 Ridho-Kamdan, menyatakan sikap tegas dengan mengutuk keras tindakan intimidasi yang diduga dilakukan oleh pihak tertentu, terhadap pegawai honorer atau non-ASN di Kabupaten . Hal ini agar diusut tuntas supaya bisa memberikan sanksi tegas terhadap oknum pelakunya.

Dugaan tersebut mencuat, setelah munculnya keterangan dari Bawaslu Kuningan yang mengungkapkan adanya tekanan agar pegawai honorer memilih salah satu paslon dalam Pilkada Kuningan.

Juru Bicara Tim Pemenangan Ridhokan, Agus Mauludin, mengungkapkan bahwa pihaknya sangat prihatin dan kecewa dengan praktik intimidasi yang dinilai mencederai proses demokrasi.

Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya merugikan hak politik pegawai non-ASN tetapi juga menciptakan tekanan yang tidak seharusnya terjadi, terutama dalam lingkungan birokrasi yang seharusnya netral.

"Kami mengutuk keras tindakan intimidasi yang diduga dilakukan kepada pegawai honorer. Ini adalah pelanggaran terhadap asas demokrasi dan keadilan dalam memilih pemimpin daerah,” tegasnya, Kamis (14/11).

Ia mengimbau semua pihak untuk menghormati hak politik setiap individu tanpa ada tekanan atau paksaan dari siapa pun, termasuk dari lingkungan ASN. Pihaknya siap bekerja sama dengan Bawaslu untuk mengusut dugaan tersebut, demi memastikan pemilu berlangsung secara jujur dan adil.

Editor: Andri Yanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut