Wamendagri di Kuningan: Hentikan Berburu Superman, Saatnya Bangun Super Tim Birokrasi
KUNINGAN, iNews.id - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus, menegaskan pentingnya membangun birokrasi yang solid melalui kerja tim, bukan mengandalkan figur individual semata.
Pesan tersebut disampaikan saat mengisi Retret Pejabat Administrator (Eselon III A) Pemda Kuningan. Retret diikuti 80 pejabat administrator dari seluruh perangkat daerah.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini, Sabtu (7/2), sebagai upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan birokrasi.
Menurut Wamendagri Akhmad Wiyagus bahwa tantangan birokrasi ke depan semakin kompleks dan tidak bisa dihadapi oleh satu sosok saja. Menurutnya, kekuatan utama birokrasi terletak pada kekompakan dan keselarasan kerja seluruh elemen.
"Birokrasi sering dianalogikan membutuhkan sosok superman atau superwoman. Namun sejatinya, yang lebih kita butuhkan adalah super tim. Retret ini merupakan bagian dari upaya membentuk super tim tersebut,”tegas Akhmad Wiyagus.
Ia menjelaskan, retret menjadi instrumen strategis pemerintah dalam membangun keselarasan visi dan misi antara pemerintah pusat dan daerah. Keselarasan ini dinilai penting agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan, sekaligus memperkuat pemahaman aparatur daerah terhadap program strategis nasional menuju Indonesia Emas 2045.
"Melalui retret ini, diharapkan kapasitas dan integritas pejabat administrator semakin meningkat, serta mampu menyusun strategi pembangunan daerah yang lebih terarah, selaras, dan berkelanjutan,”terangnya.
Sementara Bupati Kuningan, Dr H Dian Rachmat Yanuar menyampaikan bahwa retret dirancang sebagai ruang refleksi bagi para pejabat administrator. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk sejenak keluar dari rutinitas birokrasi agar muncul energi dan perspektif baru dalam bekerja.
"Kegiatan ini kami rancang sebagai ruang jeda. Ketika kita keluar dari rutinitas, akan muncul energi baru dan energi positif untuk memberikan yang terbaik dalam bekerja dan melayani masyarakat,”ujar Bupati Dian.
Bupati juga menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas manajerial, penguatan integritas, serta sinergitas antar perangkat daerah dalam menghadapi dinamika dan kompleksitas persoalan pembangunan. Aparatur Sipil Negara tidak hanya dituntut bekerja keras, tetapi juga bekerja dengan nilai dan mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui retret ini, Pemda Kuningan berharap dapat membangun kepemimpinan birokrasi yang adaptif, berintegritas, serta mampu bergerak bersama dalam satu irama pembangunan daerah.***
Editor : Andri Yanto