Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Alat Vital Remaja di Kuningan Terjepit Cincin Titanium, Damkar Turun Tangan
Advertisement . Scroll to see content

Longsor Sempat Tutup Akses Jalan Antardesa di Ciwaru Kuningan

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:14 WIB
  • author Andri Yanto
Longsor Sempat Tutup Akses Jalan Antardesa di Ciwaru Kuningan
Hujan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Kuningan, mengakibatkan bencana longsor di daerah Ciwaru hingga menutup akses jalan antar desa. (Foto: BPBD Kuningan).

KUNINGAN,iNEWS.ID–Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Kuningan, Jawa Barat mengakibatkan bencana tanah longsor di sejumlah titik. Salah satunya terjadi di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciwaru, yang sempat menutup total akses jalan dan mengganggu aktivitas warga.

Akses jalan tertimbun material tanah sepanjang 7 meter dengan tinggi timbunan mencapai 3 meter.

Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana menjelaskan, longsor terjadi akibat kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan. Tebing kebun jati milik warga bernama Sutini (65) longsor dan menimbun badan jalan di Dusun Cisereh Blok Pamuruyan.

"Material longsoran menutup akses jalan, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas selama kurang lebih lima jam,”ujarnya, Minggu (25/1/2026).

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, longsor tersebut berdampak cukup signifikan terhadap mobilitas warga. Tebing kebun jati dengan panjang sekitar 35 meter, tinggi 11 meter, dan lebar 4 meter mengalami longsor.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat desa setempat langsung berkoordinasi dengan pihak kecamatan, TNI, Polri, serta BPBD Kuningan. Tim assessment BPBD diterjunkan ke lokasi, sementara aparat desa bersama masyarakat bergotong royong membersihkan material longsoran.

"Kondisi terkini, akses jalan sudah bisa dilalui kembali oleh kendaraan roda dua dan roda empat,” ucapnya.

BPBD Kuningan juga mencatat kebutuhan darurat di lokasi berupa pemasangan beronjong guna mencegah longsor susulan, mengingat struktur tanah di sekitar lokasi masih rawan.

Selain di Ciwaru, longsor juga terjadi di Desa Karangkancana, Kecamatan Karangkancana. Hujan deras menyebabkan Tembok Penahan Tanah (TPT) jalan dusun longsor dan menimbun jalan lingkungan serta saluran drainase.

Akibat kejadian tersebut, sebagian jalan berpotensi terseret longsor susulan, bahkan material longsor sempat menimbun halaman depan rumah warga bernama Sarjono (60).

BPBD bersama aparat desa dan masyarakat setempat melakukan pembersihan material longsoran, serta pemasangan cerucuk bambu sebagai penanganan darurat.

BPBD Kuningan mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Editor: Andri Yanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut