get app
inews
Aa Text
Read Next : Larangan Sawit di Jabar, Pemda Kuningan Hentikan Penanaman Sejak Maret 2025

Petugas Gagalkan Pembalakan Liar di Hutan Gunung Ciremai, Pelaku Kabur

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:29 WIB
header img
Aksi sigap dan penuh keberanian ditunjukkan prajurit TNI dan Polhut TNGC yang berhasil menggagalkan pembalakan liar kayu Sono Keling di kawasan hutan Gunung Ciremai. Foto: Kodim Kuningan

KUNINGAN,iNews.id– Personel TNI dari Babinsa Koramil Pancalang bersama jajaran Polisi Hutan (Polhut) TNGC menggagalkan upaya pembalakan liar atau illegal logging di kawasan hutan lindung.

Dalam operasi penyergapan tersebut, petugas berhasil mengamankan satu unit truk bermuatan kayu ilegal jenis Sono Keling di Blok Panjaroma, Desa Pasawahan, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Kamis (8/1) dini hari sekitar pukul 00.20 WIB.

Pengungkapan kasus ini berawal dari patroli rutin yang dilakukan tim gabungan pada Rabu (7/1) sekitar pukul 14.30 WIB di Blok Cileutik, Desa Singkup. Saat itu, petugas mencurigai keberadaan sebuah truk yang melintas di sekitar kawasan hutan.

Tidak ingin gegabah, tim kemudian melakukan pemantauan intensif dari kejauhan hingga malam hari. Sekitar pukul 22.00 WIB, tim melanjutkan penyisiran ke arah kawasan Hutan TNGC dengan menempuh jarak kurang lebih dua kilometer.

Upaya tersebut membuahkan hasil, ketika truk mencurigakan itu akhirnya ditemukan terparkir di kawasan hutan pada pukul 00.20 WIB. Namun saat petugas mendekat, para pelaku beserta sopir truk langsung melarikan diri memanfaatkan kondisi malam yang gelap, sehingga tidak berhasil diamankan.

Meski demikian, tim gabungan berhasil menguasai barang bukti berupa satu unit truk bernomor polisi AA 8249 IF yang mengangkut sekitar 20 batang kayu Sono Keling dengan ukuran panjang rata-rata satu meter. Kayu tersebut diduga kuat hasil pembalakan liar dari kawasan Hutan TNGC.

"Dari hasil penyergapan yang kami lakukan, kami berhasil mengamankan satu unit truk bermuatan kayu Sono Keling sebanyak kurang lebih 20 batang,” ujar Babinsa Koramil Pancalang, Sertu Joko.

Operasi heroik ini melibatkan satu personel Babinsa Koramil Pancalang dan sembilan personel Polhut TNGC yang dipimpin langsung oleh DPP Kepala Resort TNGC, Hamdan. Dalam pelaksanaannya, tim dilengkapi dengan dua pucuk senjata api stayer, senjata tajam berupa golok, serta drone thermal milik Polhut TNGC untuk mendukung pemantauan di medan gelap dan sulit.

Sertu Joko menambahkan, hingga saat ini barang bukti masih berada di lokasi kejadian dan belum dapat dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Hal tersebut disebabkan keterbatasan personel, serta kondisi medan dan waktu kejadian yang berlangsung pada dini hari.

Aksi cepat dan berani aparat gabungan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dan Polhut TNGC, dalam menjaga kelestarian hutan serta menindak tegas praktik ilegal yang mengancam kawasan konservasi Gunung Ciremai.***

Editor : Andri Yanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut