ICMI Kuningan Jenguk Ara, Bocah 4 Tahun yang Berjuang Melawan Penyakit Saraf Serius
KUNINGAN,iNEWS.ID–Di sebuah rumah sederhana di Dusun Cimanggang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciwaru, harapan dan doa terus dipanjatkan untuk kesembuhan Al Farenzi Rafif Abgari (Ara).
Bocah berusia 4 tahun itu tengah berjuang melawan komplikasi penyakit saraf serius yang telah menguras tenaga, emosi, dan ekonomi keluarganya.
Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Kuningan melakukan kunjungan langsung untuk menjenguk Ara, sekaligus memberikan dukungan moril dan bantuan nyata kepada keluarga.
Ara didiagnosis menderita sejumlah penyakit berat, di antaranya hidrosefalus, epilepsi, kista, serta spastik hemiplegia. Sejak Juli 2024, kondisi kesehatannya terus memburuk hingga menyebabkan kelumpuhan pada bagian tubuh sebelah kiri. Dalam usia yang masih sangat belia, Ara telah menjalani lima kali operasi besar di bagian kepala.
Ibu kandung Ara, Diah Rodiana menuturkan perjalanan panjang dan penuh ujian yang harus dilalui putranya. Sejak usia enam bulan, Ara kerap mengalami sakit, namun kondisinya memburuk drastis pada pertengahan 2024.
"Puncaknya bulan Juli 2024, Ara tiba-tiba tidak bisa berjalan. Sampai Januari 2025 ini, sudah beberapa kali operasi hidrosefalus dan pengangkatan kista yang harus dijalani,”ujar Diah dengan mata berkaca-kaca.
Meski operasi telah dilakukan di RS 45 Kuningan dan RS Gunung Jati Cirebon, perjuangan Ara belum usai. Ia masih membutuhkan fisioterapi rutin dua kali dalam sepekan di RS Permata Kuningan serta dua kali dalam sebulan ke Cirebon.
Selain itu, Ara memerlukan alat bantu medis khusus berupa sepatu dan penyangga tangan untuk membantu rangsangan saraf.
Ketua ICMI Orda Kuningan, Dr Nanan Abdul Manan menyampaikan, keprihatinan mendalam atas kondisi yang dialami Ara dan keluarganya. Ia menegaskan bahwa ICMI hadir tidak hanya untuk melihat, tetapi juga untuk membantu secara nyata.
"Kami turut prihatin dan mendoakan kesembuhan untuk Dek Ara serta kesabaran dan kekuatan bagi keluarganya. Sebagai bentuk kepedulian, ICMI Orda Kuningan memberikan bantuan dana stimulan sebesar Rp2,5 juta dan berkomitmen membantu biaya operasional pengobatan selama enam bulan ke depan,”kata Dr Nanan, Sabtu (3/1).
Sekjen ICMI Orda Kuningan, Delon Dede Awaludin menambahkan, bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial organisasi untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan mendesak.
Sementara Pemerintah Desa Ciwaru melalui Kepala Dusun setempat menyatakan, telah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial guna mengupayakan bantuan formal bagi Ara.
"Kami berharap semakin banyak pihak yang tergerak hatinya untuk membantu Dek Ara, agar ia memiliki kesempatan untuk pulih dan tumbuh sebagaimana anak-anak seusianya,”ujarnya.
Kunjungan kemanusiaan tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Dr KH Aang Asy'ari MA. Turut hadir dalam rombongan pengurus ICMI Orda Kuningan antara lain Dr Fahruz Zaman Fadhly, Dr Rina Masruroh, Ageng Sutrisno, Abdul Jalil Hermawan, Ceng Pandi, Mira, dan Rizki Ali Santosa.
Di tengah keterbatasan dan ujian berat yang dihadapi, kehadiran dan kepedulian berbagai pihak menjadi secercah harapan bagi Ara dan keluarganya untuk terus bertahan dan berjuang.***
Editor : Andri Yanto