get app
inews
Aa Text
Read Next : Inspiratif! ASN Disabilitas Dr Carlan Dipercaya Pimpin Dinas Pendidikan Kuningan

Insiden Mobil Tabrak Siswa SD, Kapolres Imbau Pengawasan Ketat Sopir Pengantar MBG

Jum'at, 12 Desember 2025 | 10:50 WIB
header img
Kapolres Kuningan AKBP M Ali Akbar menyampaikan imbauan tegas terhadap seluruh Kepala SPPG agar meningkatkan pengawasan terhadap para pekerja khususnya sopir Mobil MBG. Foto: Andri/iNewsKuningan

KUNINGAN,iNEWS.IDKapolres Kuningan, AKBP M Ali Akbar menyampaikan imbauan tegas kepada seluruh SPPG di Kabupaten Kuningan, agar memperketat pengawasan terhadap sopir Mobil MBG (Makan Bergizi Gratis).

Seruan ini disampaikan menyusul insiden kecelakaan di Jakarta Utara, di mana sebuah Mobil MBG masuk ke area sekolah dan menabrak pelajar SD.

Kapolres mengaku prihatin atas musibah yang menimpa anak-anak dan guru dalam kejadian tersebut. Menurutnya, tragedi itu harus menjadi pembelajaran serius bagi seluruh pihak, termasuk di Kuningan yang juga mengoperasikan layanan kendaraan serupa.

"Iya atas kejadian kecelakaan di Jakarta Utara, Mobil MBG masuk ke dalam sekolah dan menabrak anak-anak. Saya imbau seluruh Kepala SPPG di Kuningan untuk meningkatkan pengawasan,”ujarnya, Jumat (12/12).

AKBP Ali Akbar menekankan bahwa pengemudi Mobil MBG memegang tanggung jawab besar, tidak hanya terkait ketepatan waktu pengantaran makanan, tetapi juga keselamatan selama berkendara. Karena itu, ia meminta agar sopir yang ditunjuk benar-benar memiliki kecakapan, kemampuan teknis, serta legalitas resmi dalam mengemudi.

" Kami ingin memastikan para pengemudi ini betul-betul kompeten. Artinya, mereka harus punya kemampuan dan kelengkapan berkendara yang sah,”tegasnya.

Selain itu, kepolisian juga mengimbau SPPG untuk memperhatikan perilaku para sopir dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kemungkinan keterlibatan dalam penyalahgunaan alkohol atau narkoba. Jika ditemukan indikasi mencurigakan, pihaknya siap bekerja sama melakukan tes urine.

Kapolres juga menegaskan, bahwa pihaknya membuka peluang untuk melakukan pemeriksaan legalitas surat-surat kendaraan dan SIM para sopir Mobil MBG secara lebih menyeluruh.

"Kami sangat siap melakukan penyisiran dan pemeriksaan administratif, apakah mereka punya SIM dan kelengkapan lainnya. Ini bisa kita usulkan ke Satgas MBG, karena kejadian kemarin harus menjadi pembelajaran kita bersama,”katanya.

Dengan adanya imbauan ini, kepolisian berharap insiden serupa tidak terjadi di Kuningan dan keselamatan anak-anak penerima program makanan bergizi tetap terjamin.***

Editor : Andri Yanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut