get app
inews
Aa Text
Read Next : Serbuan Teritorial TNI di Kuningan, Bantu Warga Miskin hingga Bangun Rumah Layak Huni

Ratusan Aliansi Mahasiswa Demo Polres Kuningan, Ini Sejumlah Tuntutan Massa

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 20:53 WIB
header img
Ratusan aliansi mahasiswa dari sejumlah kampus melakukan aksi unjuk rasa ke Polres Kuningan, Polda Jabar, buntut meninggalnya driver ojol saat adanya aksi demonstrasi di Jakarta. Foto: andri

KUNINGAN,iNEWS.ID - Ratusan aliansi mahasiswa dari sejumlah kampus melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolres Kuningan, Polda Jabar, Jumat (29/8). Aksi ini menuntut keadilan atas meninggalnya driver ojol saat adanya aksi demonstrasi di Jakarta.

Awalnya, aksi unjuk rasa berlangsung tertib dengan penjagaan ketat puluhan petugas kepolisian. Namun unjuk rasa sempat memanas, usai pembakaran ban bekas tepat di depan gerbang Mapolres Kuningan.

Asap tebal pun menghiasi lokasi unjuk rasa di depan Mapolres Kuningan. Beberapa saat kemudian, petugas yang berjaga tampak saling dorong dengan peserta demo.

Terlebih, ada petugas yang sempat terkena lemparan batu hingga berdarah. Hal ini berawal dari massa yang hendak merangsek masuk ke dalam Mapolres Kuningan.

Dalam orasinya, seorang koordinator aksi, Dhika Purbaya menyatakan, mengutuk keras tindakan represif dari aparat kepolisian.

"Kami mengecam tindakan kekerasan dan represif aparat kepolisian dalam mengawal aksi damai. Bebaskan kawan kami yang ditahan oleh aparat kepolisian. Kami menuntut pembebasan tanpa syarat kepada kawan-kawan kami, yang ditahan karena menyampaikan pendapat secara damai," tandasnya.

Menurutnya, hal itu sebagaimana dijamin oleh UU nomor 9 tahun 1998. "Kami menuntut jaminan kebebasan sipil untuk aksi damai di masa depan. Kami meminta komitmen Polri, untuk menjamin sepenuhnya kebebasan berpendapat dan berserikat, sesuai amanat konstitusi," tandasnya.

Pihaknya juga mendesak adanya reformasi SOP Polri dalam pengamanan aksi. "Kami mendesak reformasi total terhadap prosedur pengamanan aksi, agar berlandaskan asas humanisme dan persuasif," tegasnya.

Sementara Kapolres Kuningan, AKBP M Ali Akbar saat menghadapi peserta aksi unjuk rasa menyampaikan, ucapan belasungkawa atas meninggalnya driver ojol saat unjuk rasa di Jakarta. Sekaligus mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

"Kemudian kepada keluarga almarhum, semoga diberi kekuatan dan ketabahan. Kami mewakili seluruh anggota Polri, mengucapkan permohonan maaf sebesar-besarnya," ucapnya.

Pihaknya menegaskan, bahwa semua aspirasi dan tuntutan akan disampaikan ke pimpinan di institusi kepolisian.

"Saya menerima seluruh tuntutan ini, dan kami akan teruskan ke Mabes Polri dalam waktu yang secepat-cepatnya. Kami akan memberikan salinan bukti pengiriman kami kepada teman-teman yang ada di sini, sebagai bukti tanggung jawab kami kepada mahasiswa dan rakyat," pungkasnya.***

Editor : Andri Yanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut