BPBD mencatat sejumlah kerugian material, di antaranya longsornya TPT, rusaknya gorong-gorong, badan jalan yang tergerus sepanjang 8 meter dengan lebar 2 meter, serta longsornya tebing bahu jalan.
Sebagai langkah penanganan darurat, aparat desa telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan, TNI, Polri, dan BPBD Kabupaten Kuningan. BPBD juga telah menurunkan Tim Assessment untuk melakukan kaji cepat di lokasi kejadian.
Sementara itu, aparat desa bersama masyarakat setempat melakukan pemasangan rambu-rambu peringatan dan pagar pembatas menggunakan bambu guna mencegah terjadinya kecelakaan.
"Untuk kebutuhan darurat saat ini, kami masih membutuhkan karung sebagai bagian dari upaya penanganan sementara,”tambahnya.
Seluruh rambu peringatan dan pagar pembatas telah terpasang. BPBD pun mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dalam beraktivitas, khususnya saat melintasi wilayah rawan longsor di musim penghujan.
"Langkah penanganan lanjutan akan terus kami koordinasikan dengan pemerintah desa dan pihak terkait lainnya,”pungkasnya.***
Editor : Andri Yanto
Artikel Terkait
