"Karena khawatir membahayakan dan ukurannya cukup besar, warga langsung melaporkan kejadian itu ke call center UPT Damkar Kuningan untuk meminta bantuan evakuasi,”ujar Andri, Jumat (16/1).
Menindaklanjuti laporan tersebut, empat personel Damkar Kuningan langsung diterjunkan ke lokasi. Dengan peralatan yang ada, petugas berhasil mengevakuasi ular sanca kembang sepanjang kurang lebih tiga meter dalam waktu sekitar 10 menit.
Meski proses evakuasi berjalan relatif cepat, petugas sempat mengalami hambatan. Posisi ular yang berada di bagian atas kandang ayam menyulitkan jangkauan, ditambah akses menuju lokasi yang sempit serta kontur jalan menurun yang membatasi ruang gerak petugas saat melakukan penanganan.
"Namun berkat koordinasi dan kehati-hatian, ular berhasil dievakuasi dengan aman tanpa menimbulkan korban,”tambahnya.
Menurutnya, keberadaan ular di area permukiman sangat berpotensi membahayakan. Jika tidak segera dievakuasi, ular tersebut dikhawatirkan akan memangsa ternak warga dan berpotensi mengancam keselamatan warga sekitar, terutama jika berpindah ke area yang lebih sulit dipantau atau masuk ke dalam rumah.***
Editor : Andri Yanto
Artikel Terkait
