KUNINGAN,iNewsKuningan.idD–Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) berencana akan turun langsung ke Kabupaten Kuningan.
Kunjungan tersebut dijadwalkan sebagai respons atas kegelisahan masyarakat, terkait isu lingkungan di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).
Rencana kunjungan itu terungkap dalam konten di kanal YouTube pribadinya, KANG DEDI MULYADI CHANNEL. Dalam video tersebut, Senin (12/1), KDM terlihat berdialog dengan Sekda Jabar Herman Suryatman, beserta staf pendamping, membahas laporan aksi demonstrasi aliansi warga Kuningan di Gedung Sate yang menyoroti isu alih fungsi lahan di kawasan TNGC.
KDM mengaku terkejut, setelah menerima laporan bahwa terdapat belasan titik di kawasan taman nasional yang diduga telah berubah fungsi. Ia menegaskan, Balai TNGC seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah hutan sebagai kawasan konservasi, bukan justru membuka ruang bagi aktivitas bisnis.
"Banyak (perizinan) nih Pak, ada belasan barangkali seperti itu Pak,”ujar salah satu staf melaporkan kepada KDM.
Mendengar laporan tersebut, KDM langsung bereaksi keras. Ia menegaskan tidak boleh ada perizinan usaha di kawasan hutan lindung, serta menyentil peran Kementerian Kehutanan dan Balai TNGC yang dinilai lalai menjalankan fungsi pengawasan.
"Enggak boleh. Mereka seharusnya memberi contoh. Kementerian Kehutanan, termasuk TNGC, tugasnya menjaga hutan sebagai cagar alam, bukan membuat ruang usaha di kawasan hutan. Hutan bukan tempat usaha,”tegasnya.
Editor : Andri Yanto
Artikel Terkait
