Pembangunan Jalan di Lereng Ciremai, BPBD Ingatkan soal Mitigasi Bencana

Andri Yanto
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana. Foto: dok.iNewsKuningan

Menurutnya, pembukaan lahan hijau tanpa kajian matang dapat memicu longsor dan banjir bandang, terutama saat intensitas hujan tinggi seperti yang kerap terjadi di daerah rawan bencana lainnya.

"Ketika hutan tidak dijaga atau terjadi alih fungsi lahan, maka hujan lebat bisa menjadi pemicu bencana. Namun sesungguhnya, faktor utamanya adalah kondisi alam yang tidak lagi mampu menahan air. Ini yang harus kita waspadai bersama,”ujarnya.

Ia memastikan, pemerintah daerah telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk menilai tingkat risiko. Dari aspek fungsi kawasan, Indra menambahkan bahwa lahan terbuka di lereng pegunungan seharusnya tetap menjadi area resapan, bukan dialihfungsikan secara sembarangan.

"Gunung itu punya fungsi ekologis yang harus dijaga. Kita wajib memastikan setiap pemanfaatan lahan sesuai peraturan dan peruntukannya. Jangan sampai pembangunan justru meningkatkan kerawanan bencana,”tandasnya.

BPBD Kuningan mengimbau seluruh pihak, termasuk pemilik lahan dan pelaku pembangunan, untuk memperhatikan kaidah mitigasi bencana dalam setiap kegiatan yang menyentuh kawasan lereng Ciremai.***

Editor : Andri Yanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network