KUNINGAN,iNEWS.ID - Sebuah sarang tawon berukuran besar yang berada di area belakang gedung SMAN 1 Cigugur, membuat proses belajar mengajar terganggu dan menimbulkan kepanikan.
Dua pelajar bahkan harus mendapatkan perawatan medis setelah tersengat tawon, sehingga pihak sekolah segera meminta bantuan UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kuningan.
Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah menjelaskan, bahwa laporan diterima setelah guru di sekolah mengkhawatirkan keselamatan para siswa.
Editor : Andri Yanto
Artikel Terkait
