Longsor Timpa Dapur Rumah Warga di Cipakem, BPBD Turunkan Tim Assessment
KUNINGAN,iNEWS.ID–Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat memicu terjadinya tanah longsor di Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kuningan. Peristiwa tersebut mengakibatkan dapur semi permanen milik warga rusak tertimpa material longsoran.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana menjelaskan, bahwa longsor terjadi akibat ambrolnya tembok penahan tanah (TPT) di halaman depan rumah warga.
"Longsor dipicu oleh hujan yang turun cukup lama, sehingga menyebabkan TPT dengan panjang sekitar 5 meter, tinggi 4 meter, dan lebar 1 meter mengalami longsor,”ujar Indra Bayu Permana, Sabtu (7/2).
Material longsoran tersebut menimpa dapur semi permanen milik Maman (53), warga setempat, yang dihuni oleh dua kepala keluarga dengan total empat jiwa. Selain itu, tebing di halaman depan rumah Sarmi (62) yang dihuni dua kepala keluarga dengan lima jiwa juga terdampak.
"Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun dapur semi permanen berukuran sekitar 4 x 2 meter mengalami kerusakan cukup parah hingga ambruk,”katanya.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat desa langsung berkoordinasi dengan pihak kecamatan, TNI, Polri, serta BPBD Kuningan untuk melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian.
"Warga bersama aparat desa bergotong royong membersihkan material longsoran, membongkar sisa dapur yang ambruk, serta memasang cerucuk dari bambu dan tanggul darurat menggunakan karung berisi tanah,”jelasnya.
BPBD Kuningan juga telah menurunkan tim assessment, guna melakukan pendataan dampak kerusakan dan kebutuhan penanganan lanjutan.
"Langkah selanjutnya akan kami koordinasikan dengan pemerintah desa dan pihak terkait lainnya, terutama untuk penanganan permanen agar kejadian serupa tidak terulang,”pungkasnya.***
Editor : Andri Yanto