Diskusi Bareng Jurnalis, Jamparing Ungkap Tengah Survei Satu Tahun Bupati Kuningan

Andri Yanto
Jamparing Research kini tengah melakukan survei terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati Kuningan menjelang satu tahun masa kepemimpinan. Foto: Andri/iNewsKuningan

KUNINGAN,iNEWS.ID–Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar – Tuti Andriani, Jamparing Research mulai melakukan survei evaluasi kinerja.

Hal tersebut mengemuka dalam diskusi Jamparing Bareng Jurnalis yang digelar di RM Cibentang, Kuningan, Rabu (11/2).

Peneliti Jamparing Research, Topic Offirstson mengungkapkan, bahwa survei ini dilakukan untuk memotret secara objektif capaian kinerja pemerintahan Dian–Tuti selama setahun terakhir. Kajian tersebut, kata dia, juga dilatarbelakangi oleh beragam informasi yang beredar di media sosial maupun media massa.

"Kita mulai survei satu tahun kinerja Dian–Tuti. Kami melihat apa yang beredar di media sosial dan informasi yang disampaikan media massa. Kadang yang muncul di medsos itu beritanya apa, tapi komentarnya bisa berbeda jauh,”ujarnya.

Topic menyoroti fenomena akun anonim atau akun bodong, yang kerap melontarkan kritik dengan nada menyerang. Selain itu, ia juga menyinggung praktik judul clickbait yang dinilai dapat memancing persepsi publik, terutama ketika warganet hanya membaca judul tanpa mencermati isi berita secara utuh.

"Netizen kadang hanya baca judul, padahal kalau dibaca keseluruhan, isinya bisa berbeda. Ini yang menjadi tantangan dalam membaca opini publik,”katanya.

Dalam pelaksanaan survei, Jamparing mengaku menggunakan metode riset yang turut mempertimbangkan perspektif media dan jurnalis. Menurut Topic, insan pers merupakan pihak yang memahami persoalan secara lebih mendalam di lapangan.

"Kita mau riset sesuatu yang tahu persis permasalahan itu sebetulnya media. Tapi tentu ada kekhawatiran soal subjektivitas, sehingga tetap kami kombinasikan dengan metode survei lapangan yang terukur,”jelasnya.

Untuk menjaga independensi, survei ini dilakukan dengan pembiayaan mandiri. Jamparing menurunkan sekitar 200 tenaga survei yang akan disebar ke sejumlah desa di Kabupaten Kuningan. Sebanyak 1.200 responden menjadi target dalam pengumpulan data.

"Kami usahakan modal sendiri, turun langsung ke lapangan. Pasukan survei ada 200 orang dan nanti bisa disebar ke setiap desa,”ungkapnya.

Topic menambahkan, survei ini tidak hanya mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kepala daerah, tetapi juga mengevaluasi kinerja seluruh SKPD serta 10 program unggulan bupati. Hasil olahan data nantinya akan disajikan secara komprehensif, bahkan untuk satu grafik saja bisa memuat puluhan slide pemaparan.

Adapun seluruh responden yang terlibat akan diminta mencantumkan identitas sebagai bagian dari validasi data. Meski demikian, Jamparing memastikan kerahasiaan data pribadi tetap dijaga.

"Semua berdasarkan identitas responden, tapi by name by address tetap kami rahasiakan,” tegasnya.

Melalui survei ini, Jamparing berharap dapat menghadirkan gambaran objektif tentang kinerja satu tahun pemerintahan Dian–Tuti, sekaligus menjadi bahan refleksi bagi pemerintah daerah dalam menyusun langkah kebijakan ke depan.***

Editor : Andri Yanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network