Damkar Kuningan Tangani 56 Kebakaran dengan Kerugian Rp4,8 Miliar

Andri Yanto
Dokumen salah satu kejadian kebakaran yang menimpa Toko Bangunan di Desa Lebakwangi, Kecamatan Lebakwangi, Kuningan. Foto: dok.iNewsKuningan

KUNINGAN,iNEWS.ID–Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan mencatat kinerja penanganan kejadian kebencanaan dan non kebencanaan yang cukup tinggi sepanjang tahun 2025.

Total terdapat 56 kejadian kebakaran dengan estimasi kerugian materi mencapai Rp4,8 miliar.

Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah mengungkapkan, bahwa sejumlah bulan mencatat kerugian cukup signifikan akibat peristiwa kebakaran yang terjadi di berbagai wilayah. Ada beberapa kejadian kebakaran menonjol dengan kerugian di atas Rp100 juta.

Pada Januari, tercatat enam kejadian kebakaran dengan total kerugian sekitar Rp150 juta. Sementara pada Juli, lima kejadian kebakaran menyebabkan kerugian hingga Rp117,7 juta.

"Lonjakan kerugian cukup terasa pada semester kedua. Di bulan Agustus, enam kejadian kebakaran mengakibatkan kerugian mencapai Rp929,75 juta, disusul September dengan delapan kejadian dan kerugian sekitar Rp332,1 juta,”ujarnya, Minggu (4/1).

Puncak kerugian terjadi pada Oktober dan Desember. Pada Oktober, sembilan kejadian kebakaran menimbulkan kerugian hingga Rp1,104 miliar, sementara di bulan Desember, enam kejadian kebakaran tercatat dengan nilai kerugian paling besar, yakni mencapai Rp2,034 miliar.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa tugas Damkar tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran. Justru, sepanjang tahun, penanganan non kebakaran mendominasi jumlah laporan masyarakat yang masuk.

"Yang paling banyak kami tangani adalah penanganan sarang tawon, mencapai 470 titik. Ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat kepada Damkar, untuk menangani potensi bahaya di lingkungan permukiman,”jelasnya.

Selain itu, petugas Damkar juga melakukan evakuasi binatang liar atau berbahaya di 178 titik, penanganan pohon tumbang di 57 titik, serta penanganan longsor, banjir, dan tumpahan oli sebanyak 44 titik. Tidak hanya itu, Damkar Kuningan juga mencatat 74 kali pelepasan cincin, 97 kali evakuasi atau penyelamatan korban, serta berbagai kegiatan edukatif.

Dalam upaya pencegahan, UPT Damkar Kuningan aktif melakukan edukasi pencegahan kebakaran pada anak usia dini sebanyak 96 kegiatan, serta sosialisasi pencegahan bahaya kebakaran kepada masyarakat umum sebanyak 27 kali.

Tingginya aktivitas tersebut, menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi jajaran Damkar untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan.

"Kami berkomitmen memberikan respon cepat dan profesional, demi keselamatan masyarakat Kabupaten Kuningan,”pungkasnya.***

Editor : Andri Yanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network