Damkar Evakuasi Ular Sanca usai Mangsa 2 Ekor Ayam Warga di Gunungkeling

Andri Yanto
Seekor ular Sanca Batik berukuran besar menggegerkan warga di Desa Gunungkeling, Cigugur, yang masuk ke kandang ternak dan memangsa dua ekor ayam peliharaan. Foto: Damkar

KUNINGAN,iNEWS.ID - Seekor ular Sanca Batik berukuran besar menggegerkan warga Desa Gunungkeling, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, setelah diketahui masuk ke kandang ayam milik seorang peternak dan memangsa dua ekor ayam.

Kejadian ini langsung dilaporkan warga ke Call Center UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kuningan untuk mendapat bantuan evakuasi. Insiden tersebut pertama kali diketahui pemilik kandang, Nanan ketika hendak memberi makan ayam peliharaannya.

Namun ia terkejut saat mendapati dua ekor ayam hilang. Setelah melakukan pencarian di sekitar kandang, bukannya ayam yang ditemukan, melainkan seekor ular Sanca Batik besar yang sudah menelan kedua ayam tersebut.

Karena khawatir ular itu kembali memangsa ternaknya atau bahkan membahayakan keselamatan warga, Nanan meminta saudaranya untuk segera melaporkan kejadian tersebut ke Damkar.

"Kami menerima laporan dari warga Desa Gunungkeling terkait adanya ular Sanca Batik di dalam kandang ayam. Tim langsung kami kerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah, Sabtu (29/11).

Setibanya di lokasi, petugas Damkar dengan perlengkapan keselamatan melakukan proses penangkapan dan evakuasi ular tersebut. Operasi berjalan lancar dan ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban.

"Alhamdulillah proses evakuasi berjalan aman. Tidak ada korban jiwa. Namun jika tidak segera ditangani, ular ini tentu berpotensi membahayakan pemilik kandang maupun memangsa ternak lainnya,”jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat, untuk segera melapor apabila menemukan satwa liar yang berpotensi mengancam keselamatan.

"Jika warga membutuhkan layanan kebakaran maupun penyelamatan, termasuk evakuasi hewan berbahaya, silakan menghubungi Call Center UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan," terangnya.

Evakuasi ular seperti ini, kata Andri, semakin sering terjadi mengingat perubahan cuaca dan habitat satwa liar yang kian menyempit. Karena itu, kewaspadaan warga menjadi sangat penting.***

Editor : Andri Yanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network